Rumpi Tentang Blog

Rumpi Tentang Blog
Monthly Pick Agustus 2015 bahas tentang pembelajaranku seputar blogging. Kenapa pake istilah "belajar"? Tentunya karena blogger piyik kayak aku rasa-rasanya ngga pantas untuk menyampaikan tips dibanding blogger kondang lainnya hahahah. Berikut pengalamanku mengenai blogging :D

***

Tujuan Blogging

Alasan dan tujuan yang melatarbelakangi seseorang untuk blogging itu macem-macem. Ada yang ingin berbagi informasi, hobi, portofolio karya kreatif, monetisasi, dan sebagainya. Yang ngga bener adalah monetisasi dengan mencuri blog orang lain. Jangan ya...

Ngomong-ngomong soal monetisasi, semua jenis blog itu menguntungkan (kalo jeli melihat peluang), tapi ada niche-niche tertentu yang bisa menarik sponsor, yaitu niche fashion, travelling, elektronik, kuliner, dan beauty (cmiiw, kalo ada yang mau menambahkan).

Maksudnya menarik sponsor?
Mudahnya gini... misal ada launching produk baru, biasanya PR atau divisi marketing perusahaan tertentu menghubungi blogger untuk menawarkan kerja sama. Karena judulnya kerja sama, ada keuntungan yang diperoleh kedua belah pihak. Keuntungan bagi pihak perusahaan, yaitu promosi, sounding, branding, dst. Sedangkan untuk blogger, bisa dapet produk gratis, voucher belanja, paid review, dst.

Paid review itu blogger mematok biaya untuk mereview produk/jasa/event yang akan dipromosikan. Yang pasti, makin populer blognya, makin tinggi juga bayarannya. Tapi ga semua blogger matok harga sih, banyak juga yang suka rela bantu. Tergantung kesepakatan masing-masing.

Blog apa aja yang berpotensi menarik sponsor?
Umumnya, blog populer yang bertraffic tinggi, punya banyak follower, dan aktif di social media (optional). Intinya, kalo blog kita sepi, baiknya jangan berharap bisa menarik sponsor. Fokus ngembangin blog aja dulu.

Selain sponsor, bagaimana cara blogger memperoleh penghasilan?
Macem-macem. Ada yang pasang iklan, menyewakan space iklan buat online shop, menawarkan jasa desain, menjual produk (ebook, merchandise), dan lainnya.

Apapun tujuannya, baiknya dibarengi dengan usaha untuk memantaskan blog kita sesuai target-target yang direncanakan. Mau bikin blog supaya terkenal ya monggo, mau dapet penghasilan dari blog ya silakan. Asal jangan merugikan orang lain.

Kamu kenapa blogging?
Aku senang berbagi passionku dalam media blog. Aku suka skin care dan dari kecil punya hobi menulis. Kalo passionku pada dua hal itu ngga ada, aku ngga bakal betah nulis panjang lebar tentang skin care :))

***

Ciri Khas Blog

Gimana sih cara agar blog kita punya ciri khas yang beda dibanding blog lain?
Ngga usah terlalu dipikir kalo ini mah.

Waktu awal-awal telatenin blog, aku juga penasaran gimana membuat blogku keliatan beda dibanding ratusan atau bahkan ribuan beauty blog lainnya. Gara-gara mikirin "ciri khas", aku jadi ngga menikmati kegiatan bloggingnya. Aku malah sibuk kesana-kemari membandingkan blogku dengan blog orang lain. Yang kayak gini nih, ngga bakal ada habisnya.

Karena itulah, aku berusaha ngga menyandingkan blog-blog orang lain sebagai tolak ukur untuk mengkritisi blogku sendiri. Comparison is a thief of joy. Tiap blogger emang punya karakter dan gaya blogging masing-masing. Itulah yang memperkaya komunitas blogger. Kalo kita tulus dan antusias dalam blogging, ciri khas blog kita pun akan menguat.

Oiya, tidak perlu meniru plek gaya menulis orang lain, kesannya malah ngga natural. Apa adanya aja, karena makin sering blogging, makin terasah kemampuan menulis kita. Aku belum begitu lama blogging, tapi kalo dibanding 2-3 tahun lalu, tutur penyampaianku jadi lebih rapi :| walau tetep ya masih suka ngalor ngidul dan ketawa-ketawa sendiri --" hahahaha. 

Ciri khas blog akan lebih mudah diperoleh jika fokus mengeksplor hal-hal yang kita suka dan berusaha memperbaiki area yang masih "kurang" (alur penyampaian, konsep foto, pemilihan istilah yang ngga tepat, dst). Terlebih lagi, kadang pembaca lebih bisa merasakan karakter konten blog kita daripada kita sendiri hehe.

***

Miscellaneous

Blogwalking & leave comments
Aku udah lama blogging, tapi setahunan terakhir jarang ninggalin komen ke blog lain. Alasan pertama, karena aku lebih sering blogwalking di tab yang akun googlenya beda dengan akun blog ini. Kedua, kalo buka laptop, lebih sering balesin email dan komen --" To do list buat 6 bulan ke depan, kudu sering-sering blogwalking lagi...

Writer's block
Lagi asik-asik ngetik, tau-tau stuck. Tiap orang punya caranya masing-masing buat ngatasin writer's block :| Aku kadang tetep maksa buat nulis ide paragraf lain. Makanya pas postingan belom jadi dan ngga sengaja kepencet publish, yaudah deh berantakan banget keliatannya hahaha. Apalagi kalo ada yang langsung komen, "bingung bacanya" :)))

Kalo memaksakan nulis pun ngga mempan, biasanya --> save, close. Trus cari kegiatan lain.

Pageviews & Followers
FYI, punya follower banyak belum tentu ngaruh ke traffic blog kita. Statistik pageview naik turun pun adalah hal yang wajar banget. Kalo konten-konten blog kita menarik, traffic blog bakal naik dengan sendirinya.

Mengenai pageview, udah pernah aku bahas sepintas di post Penting : Hati-hati, Beauty Blogger dan komen di post Blogging Talk. Total pageviews tinggi di komunitas blogger ibarat pernyataan implisit mengenai pencapaian dan kredibilitas blog tersebut.

Traffic yang tinggi juga tentunya menarik sponsor, undangan event, dan tawaran kerja sama. TAPI... Di sisi lain, menampilkan total pageviews juga ibarat bakar menyan buat manggil orang-orang jahat (bobol password, autoblog/auto generated content, dst).

Dilema. Walau traffic blogku ngga sefenomenal blog-blog ternama, akhirnya aku umpetin aja total pageviews blog ini. Entah sampai kapan :|

Bandingkan dengan konten-konten lama
Untuk mengevaluasi blog, aku bandingkan postingan baru dengan postingan lama. Dari situ bisa diliat sejauh mana skill menulisku berkembang. Postinganku yang dulu terlalu sering pake kata Nah, well, kali ini aku mau ngepost tentang..., daaan masih banyak lagi ^^;

Aku tantang diriku untuk menulis tanpa ada kata-kata tersebut. Dengan batas yang dikondisikan, otak dipaksa kreatif untuk mencari padanan kata dan kalimat yang alurnya lebih enak untuk dibaca. Yang paling susah buat aku adalah mengurangi penggunaan yang-hal-hanya saja-ini-itu-tersebut-dst-dll-dkk.

Bahasa vs English
Berhubung penguasaan bahasa Inggrisku pas-pasan (pasif), aku memilih blogging dengan bahasa Indonesia hahaha. Lagipula target pembacaku ya dari Indonesia. Sebenernya ngga tega kalo ngeliat sumber lalu lintas, ada yang baca postingan dengan menggunakan fitur penerjemah. Bahasa prokem kayak gini kalo diterjemahin kan hasilnya ngaco :| 

***

Suka Duka

Banyaaaaaakk hahahahaha :))

Bahas dukanya duluu... Mulai dari komen-komen spam yang bikin zong, dianggep customer service (Oh God Why??), sinyal modem yang naik turun, postingan yang ngga sengaja kepublish/kedelete (aaarrrgghhhh T.T), kesulitan atur jadwal posting, kena autoblog, dan sebagainya. 

Ada saat-saat dimana aku ngerasa asing dengan blog Hai Hanitis. Kadang aku mikir ini kok kayak bukan personal blogku lagi hahahaha. Aku pernah enggan dan ngga leluasa buat posting topik selain beauty di blogku sendiri. Aku ngga tau kalo blogger lain gimana, tapi emang itu yang sempat mengganjal di lubuk hatiku *tsah.

Sukanya? Lebih banyaaaaak, walau ngga bisa aku ucapin satu-satu tapi komen/email yang masuk made my day bangetlah. Aku menghaturkan terima kasih sebanyak-banyaknya buat orang-orang yang udah percaya sharing cerita atau pengalamannya ke aku :"""

Kalo dibikin poin-poin, hmmm... berikut manfaat blogging buat aku :3
  • Jadi lebih other oriented. Sebelum posting, aku mikir manfaat apa yang bisa aku tawarkan ke pengunjung blogku. Bagaimana supaya penuturan kontenku dapat dipahami, fotonya enak dilihat, dst.
  • Dapet kenalan dan teman baru yang sama-sama suka beauty hahahahah ^^
  • Jadi, belajar tentang IT dikit-dikit -,,,- (waspada mode : on)
  • Dapet hobi baru: foto produk dan ngedit foto, lol.
  • Tiap kali klik Publikasikan, selalu aja ada rasa puas yang ngga bisa digambarkan dengan kata-kata :')

Blogku ngga hanya ini doang, tapi aku paling sayang sama blog Hai Hanitis, hiks. Dulu kayaknya cuma aku aja yang baca blog ini. Sampe sekarang pun suka heran ngga nyangka kalo tiap hari ada aja yang berkunjung ke blog Hai Hanitis. Apalagi kalo ada yang merasa tertolong dengan konten-konten yang aku susun. Pengalaman-pengalaman tersebut priceless :')

***

Akhir Kata...

Sekarang makin banyak yang melirik blog sebagai peluang industri kreatif. Baguslah. Pekerjaan yang paling menyenangkan ya emang hobi yang dibayar.

Yang pengen aku luruskan, blog-blog populer dimulai, dirintis, dan diurus dari nol. Blogger yang penghasilannya tinggi (umumnya) ngga hanya punya 1 blog, ada yang 5, bahkan ada juga yang puluhan. Mereka rutin update dan konten-kontennya ngga asal copas/nyolong/nyedot dari situs atau blog orang lain. Pencapaian mereka saat ini diperoleh berkat kemauan, kedisiplinan, dan kerja keras. Ngga instan! :D

Pada dasarnya, ngga ada aturan baku dalam blogging, suka-suka bloggernya. Hanya saja dalam menyusun konten dan berinteraksi dengan blogger lain tetap ada etikanya.

Sekarang kan banyak beauty blog baru yang bermunculan. Kalo boleh kasih saran, jangan beranggapan bahwa hubungan antar beauty blogger adalah persaingan. Capek hati kalo mind set-nya begitu. Jangan sampe niat awalnya pengen nekunin blog, tapi belakangan malah spaneng sendiri karena tiap buka dashboard berasa masuk ke arena kompetisi. Nikmatin aja... Sebagian besar beauty blogger eksis bukan untuk unjuk superioritas, tapi atas dasar hobi dan kesenangan.

Udah segitu aja dulu hahahaha...
Semoga bermanfaat
Thanks for reading ♥ Have a nice day

Penting : Hati-hati, Beauty Blogger...

Sebenernya isu pencurian konten dan penyalahgunaan foto udah lamaaaa banget ya di kalangan blogger. Aku rasa perlu sharing beberapa hal, karena kejadian ini makin sering terjadi dan meresahkan.

***

Pencurian Konten

Blog duplikat
Ada yang lebih wow dari copy paste artikel, yaitu pencurian seluruh konten menggunakan autoblog dan auto generated content. Isi blog kita dicopy paste plek, sampe tanggal publishnya pun sama. Pencurian konten umumnya memanfaatkan RSS feed. Dengan kata lain, blog tersebut "menghisap" artikel-artikel dari blog kita. Tujuannya buat nyari traffic, pasang iklan, dan ngasih backlink ke situs induk dia.

Pencantuman watermark atau alamat blog di foto ngga berarti konten (yang dicopas) dapat serta merta kita klaim ke Google lho. Watermark bukan bukti hak cipta. Untuk klaim hak cipta, sebelumnya kita mesti terdaftar di DMCA (Digital Millenium Copyright Act). Selain melapor ke Google, jika ingin punya akses ngejatuhin langsung (take down) blog yang copas, kita mesti join di DMCA Pro, yang per bulannya $10, per tahun $100, lol. Cmiiw.

Beduwei, setelah baca-baca tentang DMCA, serem juga ternyata :| Karena negara lain (terutama US dan negara-negara di Eropa) sangat strict menyikapi kasus hak cipta konten (foto, artikel. dll) di internet.

Kamu kena autoblog?
Iyaa :'D Alhamdulillah, jadi ngerasain. Karena itu, ada beberapa artikel di blog Hai Hanitis yang aku kembalikan ke draft. Insya Allah akan aku perbarui T.T Foto-foto dari internet juga rencanya mau aku ganti dengan foto jepretan sendiri (karena I'm not really sure itu foto bebas hak cipta atau ngga).

FYI, foto profil yang sebelumnya aku pake itu dapet dari LINE Deco. Avatar foto pink ini aku bikin di Face Your Manga. Yaa just in case you're wondering :))


In my opinion...
Pas tau blog-blog yang aku kenal (terutama beauty blog) dicopas (autoblog/agc) sama orang lain... hmmm, speechless aja. Apalagi pas ngerasasin sendiri. Apa dia ngga kebayang ya proses nyusun konten beauty blog tuh ngga sekedar cecentilan :| 

Di balik sebuah review produk... ada kulit yang jadi bermasalah karena ngga cocok, bibir yang kering akibat foto swatch beberapa lipstik, trial-error tutorial make up/DIY skin care, riset tentang produk, mikirin konsep foto, nyiapin backgroud dan pernak-pernik buat foto produk, editing, bikin mini studio (salute), membaca konten berulang kali sebelum dipublish... belum lagi produk-produk tersebut dibeli pake duit pribadi. Kurang lebih begitulah proses yang dilewati para beauty blogger sebelum menerbitkan artikelnya.

Aku belum jago foto produk, tapi ngerasain membuat foto yang enak diliat itu ngga asal jepret. Kudu dikira-kira komposisinya, nunggu jam-jam yang cahaya mataharinya oke... Sampe adekku pernah nyeletuk gini, "ngapain guling-guling deket kolam ikan?" T.T Begitulah... demi mendapatkan angle yang bagus hahahaha.

Penyalahgunaan Foto
Isi beauty blog ngga jauh-jauh dari review/ulasan produk kosmetik (skin care dan make up). Sayangnya, banyak foto produk, swatch, dan foto before-after yang dimanfaatkan oleh oknum seller yang tak bertanggung jawab (oknum lho ya, alhamdulillah, masih banyak seller yang jujur). 

Kalo minta izin, ngasih kredit gambar, atau keterangan sumber mungkin bisa ditolerir. Yang menyakitkan itu misal watermark/logo blog di foto tersebut ditimpa logo online shop :| atau diberi keterangan lain tanpa sepengetahuan pemilik foto.

Baru-baru ini ada kejadian yang bikin aku syok. Fotonya Indonesian Beauty Blogger kondang --> mba Sekar Arum (Racun Warna Warni) dan Hanna Anindhita (Beauty in Veil), disalahgunakan sebagai testimoni produk yang ngga mereka pake. Itu kan termasuk penipuan konsumen. Terlebih lagi followers akun olshop tersebut lumayan banyak :| Syukurlah, pas aku cek udah dihapus fotonya.

Ini direct link ke post-nya mba Arum yang fotonya disalahgunakan 2x...
Sabar ya mba :')
Foto Saya Dicuri dan Digunakan Untuk Jualan Produk Yang Tidak Pernah Saya Pakai!

Blog diambil alih tanpa sepengetahuan pemilik asli (updated 31/8/2015)
Aku baru bisa update postingan ini ^^;

Beberapa hari yang lalu, komunitas Indonesian Beauty Blogger geger karena blog-blog populer dibobol orang yang tidak bertanggung jawab. Udah gitu, kesalahan seolah-olah diarahkan ke pemilik blog Cantiknya Qonita (nick Mizha/Momzhak). Bagi yang udah berkunjung ke blog-blog yang gelar konpres, mungkin mikir ni Hanitis ngoyo banget sih belain Cantiknya Qonita.

Yayalah ^^; Soalnya blog Cantiknya Qonita juga korban pembobolan password. Mba Mizha/Momzhak juga salah satu blogger yang menginspirasi aku untuk sharing informasi seputar skin care. Dia udah lamaa bahas topik beauty, jadi bukan blogger baru.

Mengutip dari postingan di Racun Warna-warni (mba Arum), blog yang dibobol ada 5, yaitu blog milik MomzhakAnnisa ArifianiSekar Suci SaraswatiJudith Ayes, dan Tanoe Rissa.

Klarifikasi dari 

Ada tips lengkap dari postingannya mba arum Cara-cara Melindungi Blog Kita
Step by step pengamanan password bisa baca di Verifikasi 2 Langkah
Cara back up konten blog kita bisa baca di How to Back up Your Blogger Blog

***

Trus Gimana?

Buat Blogger
  • Pencurian konten di luar kendali kita. Apalagi yang melakukan autoblog dan auto generated content adalah orang-orang yang ngerti banget IT. 
  • Tetap cantumkan watermark/logo/judul/alamat blog di foto. Senggaknya orang yang liat bakal ngeh kalo foto/konten tersebut berasal dari situs/blog kita.
  • Coba browsing tentang Google Feedburner untuk mencegah pencurian konten melalui RSS Feed.
  • Gunakan verifikasi 2 langkah yang disediakan Google untuk mengamankan akun kita.
  • Rutin membuat back up konten blog.
  • Anti klik kanan kurang efektif, karena bisa diakalin dengan mematikan javascript.
  • Usahakan pake foto karya sendiri. Kalopun terpaksa menggunakan gambar dari internet, pastikan gambar tersebut bebas hak cipta dan/atau sertakan sumbernya.
  • Kalau mau foto gratisan, ambil dari situs yang menyediakan gambar bebas has cipta.
  • Banyak banget saran dan masukan dari blogger Indonesia yang udah bertahun-tahun blogging (tentunya udah sering ngalamin kontennya dicopas). Intinya, tetep posting konten berkualitas, temukan dan kembangkan hal yang membuat blog kita unik (punya ciri khas), bangun readership, sembunyikan total pageviews, dan sabar.

Buat yang copas/autoblog/agc/hack
  • Tolong, hargai karya orang lain :'( Aku sedih dan gemeesss saat tau blog-blog yang menginspirasi aku untuk sharing tentang skin care malah dicopas plek dan diambil alih tanpa sepengetahuan pemilik aslinya. Hati-hati dengan doa orang yang Anda dzalimi/sakiti hatinya.

Buat Seller
  • Meski ada kalanya foto produk dan testimoni diperoleh dari supplier, sebaiknya cross-check terlebih dahulu.
  • Jujur mengulas deskripsi produk dan pengalaman konsumen.
  • Pemalsuan testimoni berdampak pada kredibilitas seller dan produk itu sendiri.
  • Semoga lancar rejeki dan berkah usahanya, aamiin aamiin aamiin.

Buat calon Konsumen
  • Jeli mengamati testimoni, karena testimoni berupa chat itu gampang banget bikinnya.
  • Online shop instagram yang trusted biasanya ditag sama pelanggannya. Mereka yang inisiatif ngasih review produk.
  • Banyaknya followers bukan jaminan online shop tersebut bisa dipercaya.
  • Hati-hati sama akun online shop yang "monolog". Komen-komenan di akunnya sendiri pake id lain (padahal punya dia sendiri), supaya keliatan rame.
  • Jangan gampang percaya dengan hasil skin care yang instan (terutama produk yang tidak jelas keamanan dan asal usulnya). Biasanya skin care abal-abal/gajebo menjanjikan "hanya sekian kali pake langsung kinclong". Skin care yang aman, umumnya memperlihatkan hasil yang memuaskan setelah pemakaian berminggu-minggu.

Mohon maaf jika ada penyampaian yang kurang berkenan.
Keep blogging and have a nice day :D

Viva Spirulina : Milk Cleanser & Face Tonic

Saat mengobati jerawat (menggunakan vitacid, benzolac, mediklin, dkk), pembersih yang sering dijadikan pilihan adalah sabun switzal, Viva pembersih, dan pembersih DIY seperti oatmeal. Baru kali ini aku telaten menggunakan Viva pembersih. Kurang lebih aku jadi paham kenapa produk tersebut difavoritkan sebagian besar orang Indonesia dan eksis selama puluhan tahun :3


Ada apa dengan Viva pembersih?
Sering aku temui orang-orang yang kulitnya mulus, ternyata hanya menggunakan produk perawatan lokal yang murah meriah (salah satunya Viva). Masalah kulit yang mereka alami paling kusam atau menggelap (bukan break out parah). Setelah bolak-balik penasaran, aku pikir... hmm... why not give it a try? :D

***

Deskripsi produk & Cara Pemakaian
(tercantum di kemasan)

Viva Spirulina ditujukan untuk merawat kulit normal/kering. mengandung Ekstrak Spirulina yang berperan penting dalam proses peremajaan sel kulit. Spirulina adalah ganggang biru laut dengan kandungan protein, mineral, asam amino terlengkap sebagai nutrisi kulit.

Lakukan dua langkah pembersihan secara teratur setiap hari untuk mendapatkan wajah bersih, lembut, terawat, dan terhindar dari tanda-tanda penuaan dini.

Milk cleanser
Membersihkan wajah serta leher dari kotoran, minyak, dan sisa make up dengan maksimal.
Cara pakai : Oleskan pada wajah dan leher sambil lakukan massage ringan, kemudian bersihkan dengan kapas/tissue. Lanjutkan pembersihan dengan Viva Face Tonic Spirulina.

Face Tonic
Mengangkat sisa-sisa susu pembersih, menyegarkan wajah, serta mengembalikan keseimbangan pH kulit.
Cara pakai : Basahi kapas dengan Viva Face Tonic Spirulina, usapkan merata pada wajah dan leher. Gunakan bersama dengan Viva Milk Cleanser Spirulina.

***

Ingredients

Milk cleanser
Aqua, mineral oil, stearic acid, triethanolamine, cetyl alcohol, perfume, methylparaben, propylparaben, propylen glycol, spirulina maxima extract, potassium benzoate, potassium sorbate, phenoxyethanol, citric acid, BHT.

Face Tonic
Aqua, ethanol, sorbitol, propylene glycol, spirulina maxima extract, potassium benzoate, potassium sorbate, phenoxyethanol, citric acid, methylparaben, sodium benzoate, PEG-40 hydrogenated castor oil, tartaric acid, perfume.

Buat yang sensitif dengan pewangi/perfume jelas mesti hati-hati dengan produk ini ^^;

Tentang mineral oil pernah aku bahas singkat di #NTMS (1) : Toner, Mineral Oil, dan Stress

Ethanol [1][2][3]
Ethanol di kosmetik (make up, skin care) ngga berbahaya seperti merkuri, timbal, dkk. Ethanol sifatnya mengeringkan kulit. Jadi, yang harus diwaspadai adalah efek keringnya (melemahkan skin barrier sehingga dapat memicu iritasi, inflamasi, dst).

Statement mengenai ethanol di kosmetik bersifat karsinogen kurang kuat, karena penelitian (tentang peningkatan risiko kanker) umumnya mengenai ethanol yang dikonsumsi dalam minuman beralkohol. Studi tentang risiko ethanol di kulit (kerusakan sel), juga kurang bisa dijadikan sandaran. Penelitian tersebut dilakukan dengan mengaplikasikan ethanol pada sel kulit selama 24-48 jam, sedangkan ethanol pada kosmetik kan cepat menguap begitu diaplikasikan ke kulit. Info lebih lanjut, bisa coba googling aja hehe.

FYI
  • Meskipun relatif aman untuk orang dewasa, produk kosmetik yang mengandung ethanol harus dijauhkan dari bayi dan anak-anak.
  • Jika menggunakan produk yang mengandung ethanol, kudu rajin menggunakan tabir surya.

***

Review

Awalnya aku bingung, ini Viva Spirulina buat kulit kering, tapi kenapa masih ada ethanolnya? Sedangkan tren produk skin care untuk kulit kering jaman sekarang udah banyak yang meninggalkan alkohol. Setelah aku coba, ternyata efeknya ngga sekering yang aku khawatirkan. Lebih ringan malah kalo dibandingkan dengan Clean n Clear Toner yang kemasan biru (di kulitku).

Mungkin (mungkin lho yaa) ngga bikin kering banget, karena tonernya juga mengandung sorbitol yang berfungsi sebagai skin conditioning (mempertahankan kelembaban, mencegah moisture loss pada kulit) dan tartaric acid sebagai penyesuai pH. [4][5][6][7]

Saat mengobati jerawat
Awalnya ngga masalah. Tapi, begitu kulitku makin kering dan sensitif (efek samping tretinoin), aku putuskan untuk berhenti menggunakan Viva Spirulina. Saat itu membersihkan wajah dengan Viva Spirulina membuat kulit terasa pedih dan cekit-cekit. Ujung-ujungnya balik pake oatmeal :))
Pesan moral : baca dan ingat baik-baik kertas petunjuk pemakaian obat hihi.

Saat kulit membaik
Setelah kelar pake tretinoin dan kulit udah menjinak, aku coba pake Viva Spirulina lagi. Niatnya mo ngabisin aja, daripada mubazir. Hasilnya? Setelah membersihkan wajah dengan Viva Spirulina, kulit terasa halus, lembut, dan lembab. Ngga ada sensasi perih-kering-kaku-ketarik.

Daya membersihkan
Alhamdulillah karena udah ngga jerawatan, aku bisa pijat wajah lagi (2-3 malam sekali) menggunakan minyak. Selesai pijat, aku lap sisa minyak dengan kapas, ternyata masih ada ampas cc cream di kulit -__- padahal sorenya udah bersihin muka pake Viva Spirulina milk cleanser dan toner.


***

Kesimpulan

Harganya terjangkau, masing-masing sekitar Rp 4.000-7.000 (tergantung beli dimana hehe).
Gampang didapet :D

Ternyata ngga oke untuk kulit yang kering banget berkat obat jerawat hahaha. Padahal obat jerawatnya ngga aku pake semuka lho -,- cuma spot tertentu aja.

Hasil terbaik dapat diperoleh di kulit normal/kering yang ngga bermasalah.
Terasa ringan dan lembut di kulit.
Efek mencegah penuaan dininya belum keliatan di kulitku, biasa aja.
Lagian fungsi utamanya kan emang untuk membersihkan :D karena itu aku ngga ngarep hasil yang muluk-muluk dari produk ini.

Milk cleansernya kurang bersih meringkas make up. Kalau hanya untuk membersihkan kotoran, debu, sunblock, bisalah sehari-hari pake Viva Spirulina.

Semoga bermanfaat
Thanks for reading ♥ Have a nice day

Toner & Facial Spray/Face Mist

Aku lagi seneng-senengnya pake toner dan face mist xD Dulu diskip, karena aku pikir kulitku ga butuh-butuh amat dengan dua produk itu. Setelah dicoba emang berasa sih bedanya :3


***

Toner

Toner digunakan sebelum pelembab. Fungsi utamanya untuk menyeimbangkan pH kulit setelah membersihkan wajah. Formula toner bervariasi tergantung kondisi kulit, misal...
  • toner untuk kulit sensitif umumnya berfungsi untuk menghaluskan dan menenangkan kulit,
  • toner untuk kulit yang rentan berjerawat mengandung ingredient untuk mengontrol sebum dan/atau melawan bakteri penyebab jerawat, 
  • toner untuk perawatan anti aging menawarkan kandungan antioksidan untuk melindungi kulit dari kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas, 
  • daaan sebagainya.
Toner (yang digunakan dengan cotton pad/kapas) dirancang untuk meringkas ampas pembersih dari step sebelumnya, termasuk kaporit (klorin), garam, dan zat lain dari air keran yang mengganggu keseimbangan pH dan berpotensi membuat kulit jadi dehidrasi.

Kalo ingin baca-baca lebih lanjut tentang toner, bisa cek di post...
#NTMS (1) : Toner, Mineral Oil, dan Stress

Jenis toner menurut kadar alkohol di dalamnya [1]
  • Penyegar. Tipe toner yang paling ringan di kulit. Mengandung air, pelembab, dan sedikit alkohol (0-10%). Pelembab dalam toner menjaga kelembaban alami di permukaan kulit agar tidak menguap. Sesuai untuk tipe kulit normal, kering, dehidrasi, dan sensitif. Tapi, masih mungkin memberikan sensasi terbakar (burning sensation) di kulit sensitif.
  • Skin Tonic. Lebih berat dibanding penyegar, karena mengandung air, pelembab, dan alkohol dalam kuantitas kecil (10-20%). Ditujukan untuk kulit normal, kombinasi, dan berminyak.
  • Astringent. Tipe toner yang paling tinggi kadar alkoholnya. Mengandung alkohol (20-60%), antiseptik, air dan pelembab. Ditujukan untuk kulit berminyak dan diajurkan untuk menggunakan pelembab berbasis air dan/atau noncomedogenic setelah menggunakan astringent. Eniwei saking kerasnya dibanding tipe toner lain, dianjurkan pula untuk menghindari astringet saat mengobati kulit (mis. dengan tretinoin, karena efek keringnya).

Caraku menggunakan toner
Sebelumnya kan aku ngga pake toner yah, jadi habis bersihin muka dilanjut dengan pelembab. Cara mengeringkan wajah yang dulu aku telatenin pernah aku bahas di post "Mengeringkan" kulit wajah. Sekarang, aku mengikuti caranya Eunice (Wish Trend), yaitu saat kulit masih rada basah, langsung aku lap dengan menggunakan cotton pad/kapas yang telah dibasahi toner :D hasilnya kulit jadi lebih moist dan lembabnya tahan lebih lama.

***

Facial Spray/Face Mist

Penting untuk diperhatikan... 
Jangan membiarkan facial spray mengering dengan sendirinya, karena jika demikian kelembaban alami kulit juga ikut ketarik menguap bersama mistnya. Cara pemakaian yang dianjurkan adalah setelah disemprotkan, biarkan selama beberapa detik, kemudian tepuk-tepuk dan ratakan di permukaan kulit.

Facial spray yang mengandung agen pelembab (hyaluronic acid, ekstrak tumbuh-tumbuhan, minyak esensial, dll) mampu menyegarkan dan menenangkan stres pada kulit yang dipicu oleh suhu panas. Agen pelembab yang terkandung dalam facial spray tersebut dapat mempertahankan level hidrasi dan mengunci kelembaban kulit (ngga serta-merta menguap karena ada agen pelembabnya).

Saat musim dingin, udara kering, atau yang setiap malam tidur pake AC juga bisa menggunakan facial spray (seperti thermal water, dst) sebelum serum atau pelembab. Berbeda dengan penggunaan obat (yang digunakan saat kulit bener-bener kering), umumnya lebih baik jika produk skin care  digunakan di kulit yang lembab atau rada basah dikit (moist/slightly wet).

***

Review produk lainnya nyusul ^^v

Semoga bermanfaat
Thanks for reading ♥ Love you all